^SasyZone^

without Allah I'm nothing

Archive for the category “I Love Allah”

Dear Allah…

Dulu, seringkali kita merangkai kata yang indah untuk kita tulis dalam sepucuk surat. Entah untuk teman,saudara jauh,atau bahkan seseorang yang mungkin kita sayangi yang fisiknya jauh dari pandangan mata kita. Tak jarang kita sampai pusing kata atau kalimat apa selanjutnya yang pantas,cocok,sesuai ataupun indah untuk dibaca sebagai lanjutan kalimat sebelumnya. Bila salah,kurang pas,atau dirasa jelek,tak jarang kita membuang kertas dan menggantinya denga yang baru. Itu sering digambarkan di film-film πŸ˜€

Dear…
Dear sayang
Dear sahabatku
Dear my love
Dear…
Dear…
Dear…

Yang tersayang…
Yang terkasih…
Seringkali awalan dari surat itu diucapkan. Memulai dengan sapaan hangat seperti itu sering diucapkan pada sepucuk surat. Pernahkah dicoba pada sms atau bbm? πŸ™‚ silahkan dicoba

Tetiba saya ingin menulis surat untuk Sang Maha Pencipta. Bila yang membaca kalian,tolong sampaikan kepada Allah melalui doa-doa kalian semua. Dan saya ucapkan terimakasih banyak karena telah membantu saya menyampaikan hal ini πŸ™‚ begitu banyak doa baik yang bisa kalian aminkan,begitu besar pengaruhnya kepada saya πŸ™‚ Allohuma Amiin

Dear Allah…
Bila dapat kusampaikan kepadaMu,bahwa aku merindukanMu setiap waktu,setiap detik Engkau bersama hembusan nafas yang kuhirup.
Bila dapat kutangiskan kepadamu,aku ingin merengkuhMu,bermanja kepadaMu. Ingin kusampaikan bahwa aku bersyukur dapat meraihMu,pada setiap malam sunyi yang hanya Engkau yang kutemukan,tiada siapapun.

Dear Allah…
Bila dapat kubayarkan segala dosa dan kesalahanku,mungkin tak terbayar. Karena semua hal itu milikMu dan aku tak punya apapun untuk kubayarkan kepadaMu.
Bila dapat kuganti dengan kebaikan,mungkin tak dapat kututupi kerusakan yang kuperbuat,terutama hatiku yang kotor,yang seringkali lupa akan kebaikanMu.

Dear Allah…
Terkadang aku ingin menangis karena meninggalkanMu. Padahal Engkau tak pernah beranjak dari sisiku.Aku yang egois,sering da selalu egois.
Terkadang ingin ku sakiti diri ini,karena tak bersyukur atas nikmat dan karuniaMu Ya Allah, aku yang lupa diri dan bahkan tak tau diri.
Aku yang tak punya apa2, seringkali sombong pada kekayaanMu Ya Allah.

Dear Allah…
Sampai detik ini aku masih berharap kemurahanMu, atas segala nikmat dan rezeki, kesehatan dan kebahagiaan yang hakiki. Untukku dan untuk orang-orang yang aku sayangi.

Terimakasih Allah…

Slametan Gunung Slamet

Aktivitas Gunung Slamet yang bertambah membuat status gunung ini dinaikkan dari Normal (Level 1) menjadi Waspada (Level 2) sejak hari Senin 10 Maret 2014 kemarin mulai pukul 21.00 WIB (jateng.trubunnews.com) . Peningkatan status ini membuat beberapa warga Banyumas panik, Terlebih dengan adanya pesan berantai (Broadcast Message) dari pihak yang mungkin iseng dengan melebih-lebihkan berita yang belum tentu benar.

Pagi ini…Β Setelah sarapan pagi sekitar pukul 08.00 WIB (Waktu Indonesia Bagian rumahku πŸ™‚ ) aku duduk-duduk ngobrol dengan ibuku dan tetangga. Tetanggaku itu sering aku panggil dengan sebutan Uwa Ribut. Uwa itu sebutan untuk Bude, kakak dari orangtua kita. Tetapi sebutan itu bukan karena beliau kakak orangtuaku persis, Entah karena dekat ,lebih tua dari orangtuaku, atau memang ada hubungan keluarga aku kurang paham πŸ™‚

Awalnya mereka berdua ngobrol dan aku ikutan nimbrung. Biasa lah emak-emak ngobrolnya ngalor ngidul macem-macem, tapi aku penasaran dengan hal yang mereka obrolin pagi ini. Obrolan mereka mengenai makanan yang akan mereka masak untuk acara Slametan Gunung Slamet. Acara apa sih itu?

Ternyata Slametan Gunung Slamet ini adalah salah satu tradisi yang dilakukan dengan harapan agar Gunung Slamet tidak erupsi dengan skala besar. Beberapa RT yang lain sudah ada yang melakukan Slametan Gunung Slamet ini pada hari-hari kemarin, dan Sabtu malam ini rencananya InsyaAllah akan dilaksanakan juga di Mushola Nurul Iman Rt.03/Rw.01 KedungmalangΒ  Kecamatan Sumbang (Banyumas) pada ba’da Isya.

Apa saja sih menu untuk Slametan Gunung Slamet itu?

Aku tanya ke ibuku dan Uwa Ribut soal menunya, sama atau berbeda dengan Slametan lainnya? eh ternyata ada bedanya. Slametan Gunung Slamet itu ada satu bahan yang diwajibkan, yaitu serba gandul (pepaya) entah itu oseng gandul (pepaya), kluban godong gandul (pepaya) atau oseng godong gandul (pepaya). Dan ada beberapa menu atau masakan lain yang menyertai seperti mendoan, masak mie (mie goreng), daging ayam (biasanya digoreng), rempeyek serta buah (semangka atau jeruk). Menu lawuhan tersebut untuk menemani nasi tumpeng yang dibuat.

Kenapa harus ada menu serba gandul (pepaya) ?

Filosofi nya adalah supaya Gunung Slamet tetap gumandul di atas (tidak berubah), lebih tepatnya tidak erupsi atau meletus. Sehingga Slametan ini merupakan doa warga Banyumas supaya Gunung Slamet tetap berdiri kokoh dan melindungi masyarakat yang ada di sekitarnya supaya Slamet πŸ™‚ Amiiiiiin.

Training MAGNET REZEKI dengan Therapy Syar’i

Pada hari Minggu, 5 Januari 2014 Wisata Hati Purwokerto mengadakan acara terapi magnet rezeki yang diadakan di Balai Muslimin Jalan Masjid (barat alun-alun) Purwokerto. Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB. Sebelum acara dimulai, peserta melakukan registrasi terlebih dahulu dimeja registrasi yang disediakan panitia Wisata Hati Purwokerto, serta menerima snack yang telah disediakan. Sebelumnya peserta membeli tiket (50.000 rupiah) di beberapa tempat yang telah disediakan panitia, ada pula peserta yang membeli tiket langsung di tempat acara.

 

Sebelum acara inti, tentunya dimulai dengan Pembukaan oleh pembawa acara, Pembacaan ayat suci AlQur’an, serta sambutan dari Ketua Wisata Hati Purwokerto yaitu Ibu Etty. Beliau menyampaikan sedikit tentang profil Wisata Hati yang merupakan yayasan bergerak dibidang syiar dakwah murni. Di dalam wisata hati terdapat dua inti yaitu menata hati dan menata kehidupan. Berbeda dengan beberapa bisnis oleh Ustad Yusuf Mansyur lainnya seperti Miracle dan VSI, di Wisata Hati ini benar-benar fokus hanya untuk syiar dakwah Islam saja. Beberapa kegiatan yang dilakukan dalam usaha menata hati ini dilakukan dalam beberapa kegiatan seperti di instansi-instansi, majelis konseling, santunan-santunan yatim/dhuafa, dan Riyadhoh. Ibu Etty menyampaikan alasan mengadakan Wisata Hati di Purwokerto adalah karena miris terhadap kesehatan masyarakat saat ini. Harapan dari acara ini adalah agar Bapak/Ibu (peserta) yang telah mengikuti dapat menjadi orang-orang yang lebih baik dan dapat menjadi panutan bagi anak-anak mereka, Amiin…

 

Ustad RIYADH AHMAD…

 

  • Asatidz Wisata Hati

  • Author

  • Pengasuh Munajat Gampang Rezeki Masjid Agung Jateng

 

Doa adalah intisari dari ibadah. Di dunia ini manusia memiliki dua urusan, yaitu Habluminalloh (urusan dengan Allah) dan Habluminanas (urusan dengan manusia). Terkadang manusia tidak menyadari bahwa rezeki itu bukan hanya uang semata. Rezeki adalah apa-apa yang dapat dimanfaatkan dan dapat dinikmati. Sebagai contoh negara-negara yang menciptakan berbagai peralatan canggih dan dipasarkan di berbagai negara. Peralatan canggih itu digunakan pula di Mekah, tempatnya orang yang beribadah haji. Para pembuat peralatan itu belum tentu dapat menggunakan/memanfaatkan peralatan yang mereka gunakan. Seringkali justru mereka pusing/stress terhadap rutinitas mereka. Sedangkan para jamaah haji itu, mereka justru memanfaatkan dan menikmati peralatan itu. Jadi, mana yang bisa disebut rezeki? Apakah uang yang banyak atas untung pembuatan peralatan dengan kepusingan atau para jamaah haji yang khusyu dan dimudahkan dengan adanya peralatan-peralatan itu? 

 

Semua orang berdoa, tetapi tidak semua ditolong-Nya. Kenapa?

 

Dalam AlQur’an Surat An Naml 31 disebutkan :

 

β€œbahwa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri”

 

Seberat atau sesering apapun orang berdoa apabila masih ada besar kepala maka doanya tidak akan melesat. Jadi siapa yang berdoa, maka hilangkanlah β€œsombong”.

 

Semua berdoa. Tapi tidak semua teruji untuk menerima hasil doa, kenapa?

 

Terkadang kita tidak siap dengan hasil dari doa kita. Sehingga tanpa sadar kita menolak apa yang seharusnya kita dapatkan  . Sebagai contoh, seorang wanita yang berdoa menginginkan jodoh. Berbagai amalan dengan istiqomah ia lakukan setiap hari. Sampai suatu saat ada seseorang yang menemui keluarganya dan berniat menjadikannya istri. Tetapi pada saat wanita itu melihat sosok pria tersebut, dia tidak siap dengan fisik yang dia lihat. Maka menolaklah hatinya.

 

Nah, apabila seperti ini kita harus bagaimana?

 

Ber-istighfar lah  Tetaplah berterimakasih kepada Allah, kepada keluarga,kepada orang-orang yang membuat doa kita cepat terwujud. Beristighfarlah sehingga hatimu lebih tenang.

 

 

Mukhtar Wijaya …

 

  • Enterpreneur

  • Author

  • Brainmaster

  • Provocator Indonesia

 

Rezeki itu datang dari dua arah, yaitu :

 

  1. Melalui action atau perilaku kita.

  2. Melalui orang-orang yang mengenal kita.

 

Maka bagaimana hal yang musti kita terapkan agar sukses dalam magnet rezeki?

 

Senyum  + Sedekah 

 

Semakin sering kita senyum tulus terhadap orang lain, tentunya rezeki semakin besar, karena kita semakin dikenal (ramah). Semakin banyak yang mengenal kita, semakin kita bermanfaat bagi orang lain, maka semakin rezeki bergentayangan. Karena ada azas manfaat yang berlaku dalam hal ini. Sebaik-baiknya manusia ialah orang yang bermanfaat bagi orang lain. Maka banyak-banyaklah membaca buku dan bergaul 

 

Beberapa kali peserta diajak untuk bermain-main, tertawa, tegang, memejamkan mata, berdoa bersama dengan hikmat sampai menangis. Benar-benar peserta ditempatkan pada situasi yang membuat mereka benar-benar merasa dekat dengan Allah, memohon, berdoa, bertaubat, menangis, ikhlas dan berserah diri. Semoga acara ini menjad refleksi, koreksi dan motivasi agar kita menjadi lebih berfikir positif dan terus istiqomah berusaha dan berdoa kepada Allah 

 

 

 

 

 

 

Jangan hanya sekedar mimpi :)

Siang tadi sekitar jam 1 siang setelah dzuhur aku tertidur, atau mungkin memang niat tidur siang πŸ™‚ aku bermimpi. Karena apa yang ada didalam mimpiku itu benar-benar aku ingat, maka aku ingin berbagi sedikit kebahagiaan dihatiku saat ini. Kebahagiaan karena adanya keinginan yang uncul setelah mimpiku siang tadi.

Di dalam mimpi….
Aku berada dalam lingkungan pesantren atau pondok disekitar Purwokerto. Aku ingat betul, waktu kecil aku pernah mengaji setiap sore di Pesantren itu.
Sekitar sore hari waktu Ashar, para santri berwudhu dan bersiap-siap untuk sholat. Namun mereka bukan sholat di dalam Masjid atau di dalam pondok tersebut. Para santri itu sholat dihalaman pondok pesantren. Tak ada yang masuk ke dalam pondok untuk sholat.
Sedangkan aku ?
Aku tak mengikuti teman-teman lainnya untuk sholat di luar pondok. Aku justru masuk ke dalam pondok dan meminta ijin kepada Bu Nyai (istri Bapak kyai) untuk sholat di dalam pondok itu. Bu Nyai mengatakan untuk sholat di dalam pondok ada syaratnya. Syarat itu adalah harus hafal AlQur’an. Hafal Alqur’an penuh, seutuhnya #) juz, bukan hanya juz 30 saja. Sontak aku harus menghafal dulu kan agar bisa sholat?
Aku mencari-cari Alqur’an diLemari di dalam pondok itu. Banyak kitab-kitab yang rapi di lemari itu, tapi tak kutemukan Alqur’an yang aku cari untuk menghafalkannya. Aku hampir putus asa.
Aku bertanya kepada Ibu Nyai “Apakah tidak ada kebijaksanaan lain, mengingat waktu sholat harus secepatnya, aku menggantung wudhu”. Bu Nyai menanyakan hal itu kepada Pak Kyai tetapi beliau menjawab “itu sudah menjadi peraturan”.
Aku hampir putus asa, benar-benar takut tak bisa sholat saat itu juga karena tidak bisa menghafalkan Alqur’an seutuhnya. Ada ibu-ibu atau entah wanita yang aku tidak kenal siapa disekitar lemari itu. Aku meminta tolong kepadanya, untuk mencarikan Alqur’an untukku “tolong carikan Alqur’an yang sejelas-jelasnya”.
Alhamdulillaaah, beliau memberikanku Alqur’an dengan sampul berwarna hitam. Aku buka, dan aku mulai dari Surat Al Fatihah. Dan saat masih membaca surat itu, aku terbangun.

πŸ™‚
images

aku ceritakan hal ini kepada ibuku, dan orang terdekatku πŸ™‚
dan jawaban mereka penuh doa. Aku berharap mimpi ini tak hanya bunga tidur semata. Besar harapanku ini menjadi pengingat untuk diriku sendiri agar aku niat dan membulatkan tekadku untuk belajar menghafal Alqur’an πŸ™‚

Aku pun berharap banyak doa yang baik dari kalian semua. Banyak doa agar aku memulai hal ini. Hingga aku benar-benar menjadi manusia yang lebih baik dari saat ini πŸ™‚

Ikut pengajian yuk :)

Pagi tadi jam 6 setelah beberes rumah, nyapu, bersih2, nyuci2 inget kalau hari ini ada Pengajian Ahad Manis Muslimat NU di tempatku. Beberapa hari lalu memang saya sudah tahu kabar ini dan memang kami mempersiapkan anak-anak di TPA Nurul Iman untuk mengisi pengajian tersebut.
TPA Nurul Iman adalah kegiatan Taman Pendidikan AlQuran di salah satu Mushola di Desa Kedungmalang Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Kegiatan TPA ini sudah ada sekitar 1 tahun lebih dan kini ada sekitar 70an anak yang terdiri dari umur 3 tahun sampai anak-anak yang duduk di bangku SMP. Karena saking banyaknya anak dan tempat yang terbatas, maka dibagi menjadi 2 kelas, yang Pertama Kelas 3 SD ke bawah dan yang Kedua Kelas 4 SD keatas. dengan perkembangan anak-anak yang semakin baik, didukung kerjasama wali santri serta donatur, TPA Nurul Iman Alhamdulillah dapet meningkatkan kualitas dengan menambah media atau peralatan untuk kegiatan belajar seperti Iqro, Juz Ama, AlQuran. Selain itu TPA Nurul Iman dapat membeli peralatan musik rebana untuk anak-anak TPA ini.
Mendukung acara Pengajian Ahad Manis ini, anak-anak TPA Nurul Iman berlatih rebana. Fokus awal kegiatan ini adalah untuk melatih mental anak-anak TPA agar mereka berani tampil dan menunjukkan kemampuan mereka dalam berkesenian rebana. Sehingga patut disyukuri apabila anak-anak semangat berlatih.
Pengajian Ahad Manis yang dilaksanakan di Balai Desa Kedungmalang dihadiri oleh Jamaah seKecamatan Sumbang beserta tamu undangan dari Pengurus Ranting, Pengurus Kecamatan, dan lainnya. Pada Kesempatan ini Bapak Wakil Bupati Banyumas dr. Budi Setiawan pun turut hadir, merupakan kehormatan besar bagi para pengurus dan panitia pengajian ini πŸ™‚

Bapak Wakil Bupati

Bapak Wakil Bupati

Dalam Pengajian Ahad manis ini ada pembentukan dan pelantikan Pengurus Ranting pula. Beberapa ibu-ibu berdiri di atas panggung untuk bersama-sama dilantik dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan beberapa lagu lainnya .

Saat Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan beberapa lagu lainnya

Saat Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan beberapa lagu lainnya

Setelah melalui beberapa acara seperti sambutan-sambutan dan berbagai pengumuman penting tiba saatnya anak-anak untuk tampil mempersembahkan lagu. Ada dua buah lagu yang mereka bawakan yaitu Tombo Ati dan Ojo Dumeh. Kepolosan mereka saat membuka salam pun membuat para Muslimin dan Muslimat tersenyum. Penampilan mereka termasuk sukses, walaupun belum bisa dikatakan maksimal. Tapi tujuan sudah sedikit tercapai, melatih mental mereka untuk berani tampil didepan orang banyak.

Saat anak-anak TPA Nurul Iman menampilkan lagu Ojo Dumeh dan Tombo ati

Saat anak-anak TPA Nurul Iman menampilkan lagu Ojo Dumeh dan Tombo ati

Syukur Alhamdulillah selalu dipanjatkan kepada Allah SWT yang meilmpahkan rahmat dan hidayat sehingga Pengajian berjalan lancar. Acara inti yaitu tausiyah yang diberikan oleh salah satu ustadzah dari kota Tegal. Siapa namanya, mohon maaf saya lupa πŸ™‚

jamaah yang hadir

jamaah yang hadir

Alhamdulillah Pengajian Ahad Manis berjalan lancar πŸ™‚

Post Navigation